Pages

Tampilkan postingan dengan label LimitLess. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LimitLess. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2013

Mengaplikasikan LoA

The Law Of Atrraction atau Hukum alam Tarik Menarik atau lebih dikenal dengan Hukum Kesuksesan merupakan RAHASIA terbesar kesuksesan setiap manusia dimuka bumi ini.

Secara ilmiah terbukti bahwa kita akan bisa menciptakan energi baik positif maupun negatif dalam pikiran kita yang akan membuat kita bertindak dan mewujudkan apapun yang kita inginkan.

Namun, hanya sedikit yang benar-benar tahu bagaimana cara menggunakan The Law Of Attraction dalam kehidupan dan aplikasi dalam tindakan yang berujung pada kesuksesan.

Seperti HUKUM ALAM yang lainnya, The Law Of Attraction merupakan bagian dari HUKUM Tuhan yang sifatnya absolut. Artinya, bagi mereka yang benar-benar mengaplikasikannya dalam kehidupan, maka tingkat kesuksesannya sudah hampir pasti bisa digenggam. Inilah yang membuat para pelakunya selalu bersyukur dan gembira serta optimis dalam menjalani kehidupannya.

Tetap Kaya dan Tetap Miskin


Sebuah Penelitian Mutakhir di Amerika Serikat mensimulasikan jika seluruh uang didunia ini dikumpulkan dan dibagi rata kepada setiap orang didunia maka setiap orang akan mendaptkan masing-masing sebesar $24 Juta atau sekitar 23 Milyar Rupiah. Nah, apa yang terjadi 5 Tahun kemudian?
Hasilnya sungguh mengejutkan.! Ternyata 5 tahun kemudian akan kembali seperti semula bahwa yang kaya menjadi kaya dan yang miskin kembali miskin.

Dari penelitian tersebut membuktikan bahwa sebenarnya bukanlah miskin UANG tapi miskin secara MENTAL. Orang-orang bermental KAYA, tahu persis bagaimana memperlakukan uang, dari uang puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan hingga milyaran. Sedangkan orang berMENTAL miskin tidak begitu paham bagaimana memperlakukan uang puluhan ribu, ratusan ribu, terlebih lagi apabila mereka dikagetkan dengan uang milyaran rupiah.

Selasa, 30 April 2013

Kapan waktu atau saat yang tepat untuk membeli Emas

Sebuah pertanyaan diatas adalah pertanyaan yang paling sering di lontarkan terutama oleh para investor Emas pemula. Jawaban untuk pertanyaan diatas sebetulnya sangatlah sederhana, saat yang tepat untuk membeli emas adalahSaat dana atau uangnya ada , mengapa bisa begitu?mari kita simak beberapa penjelasan dibawah.

1.Emas zero inflation
Emas bersifat nol inflasi (zero inflation), ya nol inflasi sekali lagi saya tegaskan. Nol inflasi artinya nilai emas selalu tetap sampai kapanpun. Salah satu bukti bahwa Emas nol inflasi adalah harga 1 ekor kambing qurban dari sejak 1400 tahun yang lalu sampai saat ini tahun 2013 dan sampai kapanpun akan tetap 1 Dinar (1 Dinar = 4,25 gram Emas 22 karat). Jika anda melihat pada grafik, harga Emas naik dari tahun ke tahun, hal sebenarnya yang terjadi adalah nilai mata uang kita yang makin turun nilainya (perhatikan grafik dibawah)

Emas tidak mendatangkan keuntungan bagi kita, namun membuat daya beli kita tetap sama sampai kapanpun. Jadi membeli Emas kapanpun adalah tepat, karena kita mengunci daya beli, seperti nilai 1 dinar yang tetap bisa membeli seekor kambing qurban sampai kapanpun
 


2.Harga Emas selalu mengikuti Harga komoditas dunia
Jika kita menyimak grafik perbandingan harga Emas dan harga komoditas penting dunia dibawah ini maka akan terlihat bahwa harga Emas selalu mengikuti harga komoditas dunia. Kenaikan atau penurunan biaya hidup biasanya dipengaruhi oleh harga komoditas-komoditas dunia tersebut, maka jika harga komoditas tersebut mampu di imbangi oleh harga Emas maka kita tidak perlu kuatir, kita tetap bisa membeli barang/kebutuhan hidup kita, artinya jika harga Emas turun sebenarnya kita tidak pernah rugi,begitupun kalau harga emas naik kita sebenarnya tidak pernah untung.

Sebagai contoh harga minyak dunia, Tahun 1970 1 Toz Emas setara dengan 19 Barel minyak, Tahun 2013 1 Toz Emas masih mampu membeli 17 Barel minyak, tidak jauh berbeda bukan? Data tersebut sudah berlangsung selama hampir 45 Tahun.

Dari 2 penjelasan di atas maka dapat disimpulkan waktu yang tepat untuk membeli Emas adalah saat anda memiliki dana, karena sifat nilai Emas yang tetap jadi mau membeli Emas kapanpun adalah tepat. Investasi Emas adalah investasi jangka menengah sampai panjang yaitu sekitar 3-5 Tahun, jadi beli Emas kapanpun dan dipergunakan untuk kebutuhan/keperluan 3-5 Tahun kemudian adalah langkah yang tepat dalam berinvestasi Emas.

Semoga bermanfaat dan Selamat Berinvestasi

Kamis, 13 Desember 2012

Shalat Terapi Berpikir Positif

Ada yang mengatakan bahwa meditasi akan membangun pikiran positif kita. Sudah banyak orang yang membahas kehebatan dari meditasi. Apakah shalat meditasinya umat Islam? Tidak, shalat adalah ibadah yang diperintahkan Allah, namun jika dibandingkan dengan meditasi, shalat memiliki salah satu manfaat seperti manfaat meditasi yang memberikan ketenangan dan rasa damai kepada pelakunya. Kita sudah bahas bagaimana shalat membuat Rasulullah saw dan semua yang melakukannya akan mendapatkan kedamaian jika khusyu’.

Ketenangan dan kedamaian akan menjadikan kita memiliki pikiran yang jernih, sehingga pikiran kita akan selalu positif, kritis, dan kreatif. Bayangkan, kita melakukannya minimal 5 kali dalam sehari. Jika ditambah shalat sunah rawatib, dhuha, dan tahajud, maka bisa kita bayangkan bagaimana kekuatan manfaat (baru sebagian) dari shalat yang khusyu’.

Selain ketenangan dan kedamaian yang menjadikan kita berpikir jernih, shalat juga akan menjadikan diri kita optimis. Kenapa tidak?

Membangun Mindset Positive

Mindset positive merupakan modal untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Jangan anggap remeh cara berpikir dan pandangan hidup Anda, karena dari sana lah kehidupan Anda akan ditentukan selanjutnya.

Membangun mindset positive merupakan kunci penting untuk bisa sukses. Pemikiran atau prinsip dan pandangan akan mempengaruhi kita dalam mengambil tindakan dan keputusan. Termasuk motivasi hidup. Membangun mindset positive merupakan cara untuk menumbuhkan motivasi hidup secara lebih kekal.

Mindset positive atau pola pikir positif merupakan cara cerdas untuk fokus meraih kesuksesan. Orang yang selalu memiliki pikiran negatif di dalam dirinya, maka akan sangat sulit untuk maju.

Karena ia terhalang oleh berbagai dugaan buruk dalam dirinya sendiri. Berpikiran negatif juga akan membuat energi kita habis untuk memikirkan hal-hal yang sebenarnya mungkin tak penting atau bisa kita atasi.

Rasa was-was, khawatir, merasa tidak mampu, berprasangka buruk dan tidak-tidak merupakan bagian dari pola pikir negatif yang harus dijauhi bila Anda ingin sukses. Mengapa harus membangun mindset positive? Berikut ini beberapa alasannya:

1. Mindset positive merupakan

Selasa, 24 Juli 2012

Tinggalkanlah Kesenangan Sesaat

“Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan”

Pernahkah Anda bayangkan hanya kita terlena dengan kesenangan yang sesaat secara dramatis membuat hidup anda berubah 180 derajat? Yang sebelumnya hidup senang dan berlimpah harta tiba-tiba jatuh miskin. Ya, itulah dinamika hidup apabila kita terlalu terlena dengan kesenangan sesaat.
Setelah melihat banyaknya informasi-informasi yang saya dapat dari internet dengan berbagai kisah hidup yang membuat saya lebih berhati-hati lagi dalam bertindak. Oke, sahabat pada kesempatan ini saya akan berbagi sedikit kata-kata pembangkit semangat, kata motivasi, kata motivasi bijak yang mungkin bermanfaat untuk sahabat semua.

Kata Motivasi Bijak, “Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila

Tukang Kayu dan Sebuah Rumah

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya. Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya. Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan. Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ” katanya, “hadiah dari kami.”
Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia

Minggu, 22 Juli 2012

Kisah Si Penebang Pohon

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.
Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu”.
Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. “Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap

Kesalahan Terbesar Adalah Tidak Belajar dari Kesalahan di Masa Lalu

1. Henry Ford Lupa menempatkan gigi persneling mundur pada mobil pertamanya.
2. Thomas Edison pernah menghabiskan biaya lebih dari 2 juta dolar atas penemuannya yang terbukti tidak berguna.
3. Hall of Famer Regie Jackson lebih banyak memukul dibandingkan dengan semua orang dalam sejarah permainannya, lebih dari 2.500 kali.
4. “Itu adalah olahraga yang menyenangkan. Tetapi bagi militer, pesawat terbang tidak berguna.” -Ferdinand Foch, kepala komandan, pasukan sekutu di front barat, Perang Dunia I. 
5. “Televisi tidak akan pernah meraih popularitas; TV ditempatkan di tempat yang agak gelap dan menuntut perhatian yang terus-menerus.” -Chester L. Dawes, Profesor Universitas Havard, 1940. 6. “Kami tidak memberitahu Anda bagaimana cara memimpin, maka jangan beritahu kami bagaimana caranya membuat sepatu.” – kata sebuah perusahaan sepatu besar kepada Bill Bowerman, penemu sepatu “waffle” dan rekan pendiri Nike, Inc. 
7. “‘Telepon’ ini memliki terlalu banyak keterbatasan untuk secara serius dianggap sebagai sebuah sarana komunikasi. Kehadiran alat ini tidak dianggap banyak berarti bagi kami.” – memo Western Union dalam menanggapi telepon Alexander Graham Bell, 1876.

Kesalahan tidak semuanya buruk. Kesalahan-kesalahan itu memberikan dasar pengalaman kepada kita dan biasanya kita justru lebih cepat mempelajari sebuah pelajaran dari kesalahan daripada orang lain yang memberikan saran kepada kita. Dan kesalahan terbesar yang pernah kita lakukan adalah tidak belajar dari kesalahan kita di masa lalu.

Kamis, 19 Juli 2012

Keyakinan yang Memberdayakan

    Keyakinan berperan sebagai sakelar "on" dan "off" pada otak dan sumber daya internal kita. Tanpa keyakinan yang tepat, tidak satu pun langkah - langkah dari formula sukses utama dapat terjadi.
    Keyakinan menentukan apa yang kita inginkan dan apa yang kita lakukan. Jika memiliki keyakinan yang membatasi seperti, "itu terlalu sulit," "itu tidak mungkin," maka kita tidak akan menempatkan tujuan atau apa yang kita inginkan pada tempat pertama sebagai prioritas, yang dapat memberi inspirasi pada kita. Jika kita tidak mempunyai keyakinan yang memberdayakan, kita tidak akan memiliki sebuah tujuan bagi diri kita. Dan perlu diingat, tidak ada orang lain yang dapat membuat tujuan bagi diri kita sendiri.
    Demikian pula, keyakinan yang membatasi tentang diri kita dan kondisi di sekitar kita, akan membuat kita menyerah, bukannya malah mengubah strategi dan bertindak sampai tujuan atau keinginan kita tercapai.
     Jika kita berkeyakinan bahwa kita tidak memiliki keahlian, atau tidak memiliki kemampuan maka kita akan cenderung berhenti dari pada mengubah strategi dan bertindak lagi sampai kita sukses. Jadi, satu set keyakinan yang memberdayakan betul - betul merupakan kunci yang kita butuhkan untuk menggerakan kita dalam melakukan langkah - langkah dalam mencapai kesuksesan.
     Formula sukses adalah sederetan langkah - langkah yang penuh kekuatan yang dapat kita gunakan untuk mencapai apa yang kita inginkan.
  1. Keyakinan
  2. Nilai - nilai
  3. Tujuan
  4. Strategi
  5. Tindakan
  6. Kegagalan menjadi umpan balik

    

Nilai - nilai : Kekuatan Yang Mendorong

     Yang dapat menggerakan kita untuk menerapkan formula sukses adalah nilai - nilai kita atau apa yang kita pegang dalam menjalani hidup ini. Nilai - nilai merupakan kondisi emosi yang dapat menjadi tombol merah yang menggerakan perilaku kita. Nilai - nilai adalah segala sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup ini.
    Masing - masing orang mempunyai nilai - nilai seperti, "kesuksesan", "kebebasan", "keamanan", "cinta", dan "keluarga", dengan tingkat prioritas yang berbeda - beda. Prioritas dari nilai - nilai tersebutlah yang menentukan pilihan - pilihan yang kita buat, dan tindakan yang kita lakukan.
    Ada beberapa orang yang tergerak untuk mencapai tujuan yang diinginkan karena didasari oleh kebutuhan akan rasa aman. Sementara ada orang lain yang didasari oleh nilai - nilai yang lain, seperti kebebasan, cinta, maupun keluarga.
    Yang terpenting adalah apa pun nilai - nilai yang kita pegang, harus sejalan dengan tujuan kita. Alasan utama mengapa kebanyakan orang tidak bergerak menuju tujuan yang diinginkannya adalah karena nilai - nilai yang mereka pegang tidak sejalan atau bahkan bertentangan dengan tujuan yang mereka inginkan.
     Satu contoh bahwa nilai - nilai yang dipegang bertentangan dengan tujuan yang diinginkannya. Ia sangat memegang nilai - nilai keluarga namun disisi lain sebagai profesional ia juga memegang nilai - nilai kesuksesan. Konflik internal inilah yang menghabiskan banyak energi dan menghambat gerakannya. Ia ingin mencapai karier yang tinggi, namun ia merasa bersalah setiap kali dalam upaya mencapai tujuannya tersebut ia harus kehilangan waktu untuk berkumpul bersama keluarganya.

Selasa, 17 Juli 2012

Jadikan Umpan Balik, Ubah Strategi, dan Lakukan Tindakan Sampai Sukses

     Jadi, pola seperti apa yang dimiliki oleh mereka yang telah sukses.?
     Pada waktu mereka tidak mencapai tujuan yang mereka inginkan, mereka tidak memikirkannya sebagai sebuah kegagalan. Sebaliknya, mereka memikirkannya sebagai sebuah umpan balik. umpan balik tersebut dapat berupa strategi yang mereka gunakan tidak efektif, atau mereka kurang melakukan tindakan. Kemudian mereka menggunakan umpan balik tersebut untuk dengan cepat merubah strategi dan bertindak lagi.
    Jika mereka masih juga belum sukses, mereka akan mendapatka umpan balik lagi, mengubah strategi lagi, dan bertindak lagi. Mereka akan terus mengulangi pola seperti ini sampai mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka melakukan apa saja yang mereka perlukan. Jadi, ingatlah setiap anda tidak mendapatka apa yang anda inginkan, itulah saatnya hidup memberikan umpan balik. Umpan balik yang terus menerus inilah yang akan membantu anda menyesuaikan pendekatan yang anda lakukan, sampai anda mencapai sasaran.
     Thomas Edison memerlukan hampir 10.000 kali percobaan sebelum menemukan bola lampu. Ketika ditanya bagaimana ia melakukan hal itu, ia menjawab bahwa ia terlebih dahulu harus menemukan 9.999 strategi untuk tidak menemukan bola lampu. Ia kemudian menggunakannya sebagai umpan balik untuk mengubah strateginya sampai ia menemukan apa yang ia inginkan.

Terus Mengulangi Tindakan Yang Sama

     Ini adalah jenis orang yang memiliki daya tahan yang lebih kuat dari yang pertama (berkilah, menyalahkan orang lain, dan menyerah). Jika mereka tidak mencapai tujuannya, mereka tidak akan berhenti. Mereka akan bertindak lagi dan lagi. Semboyan kelompok ini adalah, "saya gagal karena saya tidak berusaha dengan keras," atau "jika saya mencoba lagi, saya akan sukses". Jadi mereka pun terus bertindak dengan menggunakan waktu, energi dan usaha yang lebih banyak. Tak peduli berapa kali mereka mengalami kegagalan, mereka akan terus mencoba dan berusaha lebih keras lagi.
    Apakah mereka akhirnya akan mencapai tujuannya.? Tergantung.!!! Jika mereka menetapkan tujuan yang kecil dan berjangka pendek, mereka mungkin bisa sukses dengan menggunakan waktu, energi dan usaha yang cukup. Namun demikian, jika mereka menetapkan tujuan yang besar dan luar biasa, seperti menjadi yang teratas dibidangnya, mereka tidak akan sukses hanya dengan mencoba dan mencoba lagi. Mereka mungkin akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik, namun mereka tidak akan pernah mencapai tujuannya, Mengapa.??
    Karena, meskipun mereka terus mengulangi tindakan yang sama, mereka tidak merubah strateginya.!! Jika anda terus bertindak dengan menggunakan pendekatan yang sama, tentunya anda akan mendapatkan hasil yang sama saja atau tidak jauh berbeda. Itulah pola yang membatasi.
     Bagi saya, pengalaman 1 tahun sama saja dengan pengalaman 10 tahun yang diulang - ulang.

Berkilah, Menyalahkan Orang Lain, dan Menyerah

     Apa yang dilakukan kebanyakan orang jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.? Mereka akan mulai mencari pembenaran untuk dirinya sendiri dan menyalahkan segala sesuatu dan siapa saja yang di sekitar mereka. Mereka mengatakan "ini tidak adil," Saya tidak punya kapasitas untuk melakukannya; "itu terlalu sulit," "saya terlalu muda untuk mengendalikan proyek ini," "saya tidak bernasib baik," atau "resesi ekonomi membuat saya gagal."
     Karena merasa tidak berdaya dan frustasi, kelompok pertama ini akan berhenti bertindak dan menyerah. Mereka mengundurkan diri dari tujuan yang menjadi semakin jauh dan hidup serba dalam kekurangan.
    Lebih jauh mereka juga akan berkata, "saya sudah mencoba sebelumnya dan tidak pernah berhasil,!" Kenalkah anda dengan orang yang selalu menyikapi kegagalan dengan cara tersebut,? Apakah anda pun pernah bersikap demikian.???

Tiga Cara Menyikapi Kegagalan

Yang membedakan antara mereka yang sukses dengan mereka yang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah bagaimana mereka menyikapi kegagalan.
     Maksudnya adalah apa yang mereka lakukan ketika mereka menemukan kegagalan.
     Ada tiga cara atau pola bagaimana menyikapi sebuah kegagalan :

Senin, 16 Juli 2012

Ubah Kegagalan

     Bila anda sudah menyusun strategi dan bertindak secara konsisten, hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Kemungkinan pertama adalah anda berhasil atau sukses mencapai tujuan anda.
    Namun, kita semua tahu bahwa kita tidak selalu langsung berhasil mencapai tujuan kita dengan strategi dan tindakan yang kita lakukan. Kita bisa saja mendapatkan sesuatu yang tidak kita ingin. Kita menyebut hal ini sebagai kegagalan.!! Apakah setiap orang pernah mengalami kegagalan,? Ya Tentu.
     Kita semua pernah mengalami kegagalan pada suatu waktu. Fakta menunjukan bahwa semakin banyak tindakan yang kita lakukan dalam hidup ini, semakin banyak pula kita mengalami kegagalan. Itulah sebabnya orang yang banyak mengalami kesuksesan juga merupakan orang yang lebih banyak mengalami kegagalan dibandingkan orang - orang disekitarnya.

Tindakan Yang Konsisten

     Melakukan tindakan secara konsisten dengan menggunakan strategi yang telah kita buat, akan menggerakan kita langkah demi langkah menuju tujuan kita. Tindakan konsisten inilah yang membedakan antara pemikir / pemimpi dengan pelaku.
     Banyak orang yang berpengetahuan tinggi tahu apa yang harus mereka lakukan dan bagaimana cara melakukannya, namun tidak melakukannya. Itulah sebabnya banyak dari mereka akhirnya menjadi profesional atau konsultan yang bekerja untuk wirausahawan sukses yang mungkin hanya memiliki tingkat pendidikan formal rendah. Tidak jadi masalah jika memang itu yang mereka inginkan dalam hidupnya, tidak ada yang salah sejauh mereka betul - betul terpuaskan.
     Tetapi jika tidak puas dengan kondisi sekarang ini, LAKUKAN sesuatu.
     Apakah anda menjumpai atau mengetahui seseorang yang lebih bodoh dan bakatnya lebih rendah dari anda tetapi ia lebih sukses dari pada anda.?? Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, "saya tahu saya lebih baik dari pada mereka, tetapi mengapa mereka lebih sukses.?" Mungkin anda lebih cerdas, tetapi mereka bertindak jauh lebih banyak dari pada anda, sehingga tidak mengherankan mereka memperoleh hasil lebih banyak. Dan salah satu tindakan yang mereka lakukan bisa jadi merupakan sebuah proses belajar atau membangun keahlian dalam bekerja sama, mengambil keputusan dan lain sebagainya yang merupakan alat bantu untuk menuju sukses.
     Jadi mengapa banyak orang pandai, gagal bertindak secara konsisten untuk mencapai tujuan mereka.?
     Pertama - tama pahamilah bahwa yang menggerakan kita untuk bertindak adalah emosi yang kita alami. Emosi seperti rasa takut, apatis, gelisah, ketidakpastian, rasa malas membuat kita lumpuh untuk bertindak. Di sisi lain kondisi emosi seperti antusiasme, motivasi dan kepercayaan diri membuat kita bersemangat dan menjadikan segala sesuatu bisa saja terjadi.
     Kemampuan untuk mengarahkan dan mengelola kondisi emosi untuk mencapai kinerja puncak ini disebut Penguasaan Pribadi.
     Banyak orang yang saya kenal memiliki ide - ide cemerlang dan kepandaian untuk bisa sukses, namun mereka tidak memiliki penguasaan pribadi untuk mengarahkan emosi yang membuat mereka bertindak.
    Mereka mungkin memiliki ide bisnis yang hebat, namun rasa takut membelenggu mereka. Mereka mungkin telah menetapkan tujuan - tujuan baru yang inspiratif, tetapi mereka tidak memiliki motivasi untuk melakukan tindakan apapun untuk mencapainya.
     Pada awalnya mungkin mereka bertindak, namun segera berhenti ketika mereka mengalami frustasi, kegelisahan maupun kegagalan.

Kamis, 12 Juli 2012

Strategi Yang Spesifik

     Semakin spesifik tujuan yang kita buat, semakin mudah pula mengembangkan strategi yang spesifik dan tepat. Kita bisa saja memiliki semua penggerak dan strategi, tetapi tanpa strategi yang tepat, kita tidak akan pernah mendapatkan apa yang kita inginkan. Dengan kaidah yang sama, dengan strategi yang spesifik, kita dapat memperoleh apa yang kita inginkan.

     Benar adanya bahwa orang yang dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa menggunakan strategi yang berbeda dengan strategi yang digunakan mayoritas orang.

     Jadi dengan mengambil hikmah dari para pemenang (orang-orang sukses), pelajarilah mereka. Jika kita ingin menjadi jutawan, pelajarilah strategi para jutawan. Jika kita ingin menjadi pemimpin besar, buatlah model dan tirulah pola pikir pemimpin-pemimpin besar.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 06 Juli 2012

Tujuan Yang Sangat Spesifik

     Untuk mendapatka apa yang kita inginkan adalah dengan menegtahui secara pasti apa yang kita inginkan. Ini tampaknya sderhana dan jelas, namun sayangnya kebanyakan orang tidak berhasil memperoleh yang mereka inginkan hanya karena tidak tahu persis apa yang mereka inginkan.

     Jika kita tidak memiliki tujuan yang spesifik, maka tidak ada sesuatu yang nyata dan jelas agar kita dapat memusatkan waktu dan tenaga. Ini yang membuat banyak orang hanya mondar - mandir ke sana - ke mari, dan akhirnya tidak berakhir di mana pun.

     Jika kita tidak memiliki target yang spesifik, kita tidak dapat mengembangkan strategi yang spesifik untuk mencapainya. Strategi yang diperlukan untuk mendapatkan penghasilan Rp 1.000.000.000,00 per bulan akan sangat berbeda dengan strategi untuk mendapatkan Rp 1.000.000,00 per bulan. Jika kita sudah mengklarifikasi tujuan kita, lihatlah dengan mata pikiran kita (visualisasi kreatif), dan kita akan mulai memiliki fokus dalam hidup kita. Selanjutnya ini akan menjai sejelas kristal apa yang harus kita lakukan untuk melangkah ke sana.

     Biografi orang - orang yang paling sukses di bidang dan zamannya masing - masing, menunjukkan bahwa mereka mendapatka sebuah kesuksesan buka secara kebetulan. Kesuksesan mereka jelas sekali merupakan hasil dari tujuan yang telah mereka definisikan secara spesifik, dan hasil dari kerja keras.

Kuasai Pikiran Anda

Rancang Jalan Hidup Anda :

  1. Kita semua memiliki sumber daya mental yang kita perlukan untuk sukses. Kita hanya tidak mampu mengendalikan dan mengelola sumber daya tersebut.
  2. Dengan memiliki sumber daya mental yang diperlukan, Kita akanmenrik sumber dya fisik yang diperlukan.
  3. Kita semua memiliki neurologi yang sama - 1000 miliar neuron (hardware). Yang membedakan orang dalam hal kepandaian, pola pikir, dan pola perilaku adalah pola hubungan  neuronyang terkondisikan oleh keadaan lingkungan di sekitar kita.
  4. Jika kita dapat meniru cetak biru mental seorang Juara, kita juga dapat meraih kesuksesan seperti yang ia peroleh.