Pages

Kamis, 04 Juni 2015

Hemat Yang Merepotkan

“Waktu adalah Uang”. Pengertian ini dapat berbeda-beda bagi setiap orang. Namun secara sederhana kita menukarkan waktu yang kita miliki dengan uang. Pernahkan terpikir bagi teman-teman berapa nilai dari waktu teman-teman setiap jamnya?

Ada yang pernah menghitung?

Kalau belum saran saya sebaiknya dihitung. Mengapa?

Suka tidak suka dari sini kita melihat seberapa bernilai waktu yang kita miliki. Data ini akan sangat membantu ketika kita mengambil keputusan.

Keputusan untuk bekerja freelance atau bekerja full time. Berbelanja hemat atau merepotkan diri. Maupun keputusan-keputusan finansial lainnya.

Rumusnya cukup mudah

Gaji bulanan yang anda terima : Rp. _________

Jumlah hari anda bekerja dalam waktu satu bulan: _________

Lama jam anda bekerja per hari: _________

Lama jam Anda bekerja dalam waktu satu bulan = Jumlah hari anda bekerja (1 bulan) x lama jam anda bekerja per hari

Gaji bulanan ÷ Lama jam anda bekerja (1 bulan) = Rp_________ / jam

Kalau sudah beres hitung, kita dapat menggunakan data ini dalam setiap pengambilan keputusan finansial.

Contoh… beli perlengkapan mandi di swalayan atau beli perlengkapan mandi dekat rumah?

Kalau selisih tidak jauh berbeda, saya rasa teman-teman sudah bisa dapat menilai. Kecuali kalau memang perlengkapan mandi yang anda inginkan hanya ada di swalayan hehehheee..

Untuk freelance bisa berdasarkan pendapatan rata-rata 3 bulan terakhir. Ini hanya panduan, jikalau Anda mau menggunakan waktu 6 bulan atau 12 bulan terakhir pun juga sah-sah saja.

Solvency dan Likuiditas

Apa sih perbedaan solvency dan likuiditas?

Ketika aset (harta) jauh lebih besar daripada liabilitas (hutang) – maka anda dalam kategori solvency.

Ketika aset likuid (kas / setara kas) mampu membayar seluruh pengeluaran tanpa harus menjual aset illikuid – berarti Anda termasuk dalam kategori likuid.

Dua parameter ini menunjukkan seberapa sehat keuangan seseorang.

Contoh umum yang sering kita lihat. Gaji 5 juta bela-belain beli mobil dengan cicilan 3 juta (ini belum hitung pengeluaran bensin, perawatan mobil, kebutuhan hidup dia sendiri).

Selasa, 30 Desember 2014

Spirulina

Pengertian Spirulina ialah tumbuhan Mikro Ganggang yang telah hidup sejak 3,6 miliar tahun yang lalu. Sebagai sumber nutrisi alami, Spirulina memiliki kandungan juga manfaat yang paling lengkap untuk kesehatan dibanding sumber nutrisi lainnya.

Spirulina memiliki struktur sel yang sama dengan struktur sel bakteri, yaitu bersifat prokariotik. Untuk itu, tumbuhan ini termasuk dalam ganggang hijau biru dan merupakan monera. Ukurannya mikroskopis, umumnya banyak terdapat di perairan tanah yang lembab, dan permukaan dinding tembok, pot, batu karang yang lembab.

Apa saja yang terkandung pada Spirulina? Vitamin dan mineral lengkap tentunya. Tumbuhan ini juga termausk satu-satunya yang mengandung vitamin B kompleks terlengkap: B1, B2, B3, B6, dan B12. Setiap 10 g spirulina mengandung vitamin B1 (thiamin) 0,31 mg, B2 (riboflavin) 0,35 mg, B3 (niacin) 1,46 mg, B6 (pyridoxine) 80 mcg, dan B12 (cobalamine) 32 mcg.

Berikut ini beragam keunggulan yang dimiliki ganggang hijau Spirulina dengan suplemen kesehatan lainnya:

1. Meningkatkan imunitas

Penelitian terbaru membuktikan ganggang ini mampu berperan sebagai stimulan penyembuhan kanker lewat kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Sel-sel seperti antibodi, cytokines (protein pelawan infeksi), ditingkatkan produksinya melalui Spirulina. Bahkan sel lainnya yang meningkatkan imunitas sehingga membantu menyembuhkan infeksi serta penyakit kronis, misalnya kanker.

2. Sebagai suplemen protein

Asam amino sebanyak 62% dalam Spirulina memiliki banyak protein dan nutrisi lain. Secara tradisional ganggang ini digunakan sebagai suplemen alami bagi orang yang tak mampu mendapat kalori atau protein yang cukup karena diet atau bagi orang yang membutuhkan nutrisi lebih seperti atlet.

3. Mengatasi anemia

Sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan hemoglobin bisa distabilkan dengan Spirulina. Pada percobaan terhadap hewan, terlihat bahwa Spirulina meningkatkan hematopoiesis yakni pembentukan sel darah merah. Ini membuktikan tingginya zat besi yang terkandung.

4. Mengatasi alergi

Spirulina pun mampu melawan reaksi alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin atau zat yang menyebabkan gejala alergi seperti hidung tersumbat dan mata berair.

5. Mengatasi penyakit yang berhubungan dengna antibiotik

Walau menghancurkan organisme yang merugikan dalam tubuh, antibiotik pun bisa membunuh bakteri baik yang disebut probiotik seperti Lactobacillus acidophilus yang terkadang menyebabkan diare.

6. Mengatasi infeksi

Spirulina memiliki keunggulan bisa menangkal herpes, influenza, cytomeglovirus, dan virus HIV.

7. Mengatasi kanker mulut

Dalam sebuah penelitian, secara acak sebanyak 87 orang yang mengunyah tembakau dan mempunyai precancerous lesion (leukoplakia) diberikan Spirulina atau plasebo. Hasilnya, lesi atau luka pada mulut pada pemakai spirulina lebih terbantu untuk sembuh daripada pemakai plasebo.

8. Mengatasi kerusakan lever

Perusakan lever dan cicirrhosis (gagal lever) pada hepatitis kronis bisa dilawan dengan ganggang ini.

9. Mengurangi risiko kanker

Spirulina berfungsi menunjang fungsi kardiovaskuler dan keseimbangan kolesterol, memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan fungsi detoksifikasi serta mengurangi risiko kanker dengan melindungi tubuh dari radikal bebas.

10. Mengurangi efek kemoterapi

Bagi yang menjalani kemoterapi, tentu merasakan efek seperti kepala pusing, tidak nafsu makan, sukar tidur, mual muntah, tenggorokan kering ataupun cemas. Hal tersebut bisa dikurangi dengan Spirulina.